Monday, October 3, 2011

#18 Cinta dan kentut


CINTA dan KENTUT tidak boleh ditahan, keduanya
boleh menjadi lega bila terlaksana.
CINTA tertahan = Sengsara, KENTUT ditahan =
Menderita
Kalau CINTA dan KENTUT keras bersuara, tentu
perasaan kita lega.
CINTA tanpa rasa, bukan CINTA namanya, KENTUT
tak berbau, bukan KENTUT namanya.
CINTA itu rapuh, KENTUT itu bau.
... CINTA itu halus, KENTUT itu virus.
CINTA diam-diam membuat orang mabuk
kepayang, KENTUT diam-diam membuat orang
mabuk kepalang.
CINTA bagi kebanyakan orang muda, “Ahhh,
CINTA monyet…!”
KENTUT didepan banyak orang, “Sialan, monyet
lu…!”
CINTA dan KENTUT sama-sama sering dicari:
Kalau sudah CINTA: “Dimana engkau duhai
kekasih?”
Kalo sudah KENTUT: “Siapa nih yang KENTUT?
Hayoo, ngaku gak…?!!!”
CINTA berlebih membuat orang terbuai, KENTUT
berlebih membuat orang terkulai.
CINTA menyatukan persepsi, KENTUT menyatukan emosi.

No comments:

Post a Comment

Google